top of page
  • Gambar penulisGraas

Marketing Deep Dive: Maksimalkan Upaya Marketing dan Dongkrak Kembali Pendapatan Usai Musim Penjualan


Tingkatkan pendapatan selesai Lebaran dan Idul Fitri dengan Marketing Deep Dive

Bulan Ramadan dan Lebaran Idul Fitri menjadi momen dimana para pebisnis mendapatkan lonjakan pesanan yang signifikan. Namun, Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa pada tahun 2023, ada penurunan penjualan setelah bulan Ramadan ini berakhir karena pebisnis memasuki low season. Terjadinya hal ini bisa dilihat sebagai peluang baru untuk mendongkrak kembali penjualan bagi para pebisnis di eCommerce.


Dongkrak Penjualan dengan Data


Ada pepatah yang mengatakan “where there’s a will, there’s a way”. Sebagai pebisnis, apakah Anda pernah mengetahui data eCommerce Anda dapat membawa keuntungan lebih? Pebisnis di eCommerce tentu memiliki berbagai macam data – data pelanggan, data penjualan, data marketing, data produk.


Ini merupakan kunci untuk mendongkrak kembali pendapatan dengan memanfaatkan data. Jika Anda dapat mengolah data dengan benar, tentunya sebagai pebisnis Anda bisa mendapatkan insight terkait pelanggan, penjualan, upaya marketing, hingga produk Anda. Manfaatkanlah insight ini untuk strategi marketing yang lebih presisi untuk menangkap perhatian konsumen dan ubah ini menjadi penjualan.


Bagaimana caranya? Yuk kita bongkar dan cari tau cara mendongkrak kembali penjualan bisnis Anda di eCommerce!


Langkah untuk memaksimalkan upaya marketing untuk dongkrak penjualan bisnis eCommerce



Tanpa diragukan lagi, Anda perlu kembali ke data bisnis eCommerce terlebih dahulu. Saat menganalisis data marketing, penjualan, produk, dan perilaku pelanggan Anda akan mengetahui lebih dalam mengenai :

  • Produk paling laris dan paling tidak diminati

  • Demografi pembeli

  • Perilaku Konsumen

  • Channel marketing yang paling menguntungkan

  • Toko eCommerce yang paling membawa penjualan

Setelah mengetahui hal-hal ini, Anda dapat menentukan campaign marketing yang Anda akan lebih tajam saat mengambil keputusan untuk campaign marketing bisnis Anda.


Ya, memang akan sangat banyak data yang Anda hadapi. Bahkan akan ada tantangan dalam menganalisis data eCommerce tersebut. Tapi jika Anda mengolah dengan tool analitik eCommerce yang tepat, mendapatkan insight untuk mendapatkan peluang baru akan menjadi lebih mudah.



Saatnya lepas semua kata kunci yang terkait dengan Ramadan, Lebaran, dan Idul Fitri. Mulai lakukan penyesuaian pada produk yang Anda jual seperti perlengkapan sekolah, pakaian sehari-hari, atau kebutuhan rumah tangga.


Sebagai contoh, apabila Anda menjalankan bisnis pakaian yang menyediakan koleksi Idul Fitri special edition, maka sudah tidak relevan. Anggaplah siapa yang akan menggunakan pakaian lebaran untuk kegiatan sehari-hari? Perhatikanlah produk mana yang Anda akan komunikasikan sesuai dengan kegiatan pelanggan dan target audiens Anda.



Musim baru maka nuansa yang baru. Bukan berarti harus melakukan rebranding, tapi seperti yang kita bahas di poin sebelumnya, Anda juga perlu melakukan penyesuaian untuk Ad Creative yang akan diiklankan.


Dalam hal ini, ads yang sudah dilakukan sebelumnya juga bisa dimanfaatkan. Bagaimana caranya? Kembali kita lihat ke data ads Anda, analisa, ambil insightnya, dan kembangkan Ad Creative tersebut.


Ad creative memang kembali ke selera audiens, tapi penting untuk mengukur keberhasilan iklan Anda. Ada metrik-metrik yang menjadi penentu keberhasilan Ad Creative bisnis. Bahkan Anda dapat merasakan manfaat setelah melakukan pengoptimalan untuk Ad Creative. Jika Anda masih menganalisa ads secara manual; download satu persatu dari semua channel, merapikan data, menyatukan semua data, kemudian baru menganalisa ya sudah pasti ribet.


Solusi bagi para pebisnis eCommerce adalah tool analitik eCommerce yang tepat.


Marketing Deep Dive dari Graas dapat menganalisis secara real-time semua ad creative dan menunjukkan metrik yang penting seperti Ad Spend (ROAS), Cost Per Click (CPC), ad reach, conversion rate dan lainnya. Semakin tinggi conversion rate audiens yang masuk ke channel penjualan, maka semakin besar potensi target audiens melakukan pembelian pada produk Anda, bukan?


Optimalkan Marketing untuk Dongkrak Penjualan di eCommerce

Bayangkan Anda menggunakan ad creative yang sama untuk berbagai macam iklan, kemudian performa iklan-iklan tersebut menurun. Tentu Anda ingin menghentikan ad campaign itu bukan? Analisis dan insight ini bisa didapatkan secara real-time yang akan membantu Anda mengambil keputusan dengan cepat.


Maksimalkan penggunaan data bisnis eCommerce dengan Graas


Seperti yang kita ketahui, ekosistem eCommerce selalu berkembang pesat. Tidak hanya dari segi penjualan dan pengembangan produk saja, tapi strategi marketing juga dapat dikembangkan– bahkan ad creative bisnis Anda.


Setelah mengetahui bahwa data eCommerce dapat mengukur performa ad creative, mana yang cocok dan mana yang tidak untuk menangkap perhatian target audiens, mana yang menguntungkan dan mana yang tidak, sudah saatnya Anda mengambil keputusan yang lebih baik untuk bisnis Anda.


Mulai ambil keputusan dengan menghubungkan channel eCommerce Anda ke Graas. Menganalisis data eCommerce akan menjadi lebih mudah tanpa membuka tab satu persatu, mengunduh banyak data dan merapikannya, kemudian menganalisis semua data tersebut.


Saatnya buka peluang yang Anda bisa dapatkan dari data eCommerce dengan tool analitik data AI Graas.



Comments


bottom of page