top of page
  • Gambar penulisGraas

Membuka Pertumbuhan dengan eCommerce Equation

Diperbarui: 4 Jan


Data-Driven Growth  with eCommerce Equation

Mengejar pendapatan tidak pernah semakin menantang bagi industri eCommerce. Saat persaingan semakin ketat dan perilaku konsumen terus berubah, bisnis-bisnis menemukan diri mereka berada pada titik kritis.


Lingkungan eCommerce ini dinamis, dan untuk berhasil di sini, bisnis e-Commerce perlu mengadopsi pendekatan berbasis data. Ini bukan lagi sebuah kemewahan, melainkan sebuah keharusan.


Di sinilah eCommerce Equation hadir, sebuah acuan kuat yang menggiring bisnis-bisnis menuju pertumbuhan dan profitabilitas.


Kami akan membahas bagaimana eCommerce Equation dapat membantu brand-brand tumbuh dan apa saja yang bisa dimanfaatkan.


Apa itu eCommerce equation?


The eCommerce equation adalah rumus tiga variabel yang disederhanakan dan berfungsi sebagai arahan untuk menghasilkan pendapatan eCommerce dalam industri eCommerce.


Rumus eCommerce equation:


eCommerce Revenue = Traffic × Conversion Rate × Average Order Value

Misalkan toko online menerima 10.000 pengunjung per bulan (Traffic) dengan conversion rate sebesar 3% dan Average Order Value sebesar $50. Dengan menerapkan rumus ini, pendapatan e-Commerce bulanan toko tersebut akan mencapai $15.000.


Keindahan rumus ini terletak pada kesederhanaannya — eCommerce equation merangkum metrik-metrik kompleks menjadi kerangka kerja sederhana yang memberdayakan bisnis-bisnis untuk mengoptimalkan setiap variabel secara strategis, akhirnya mendorong pertumbuhan dan memperkuat profitabilitas.


Namun, masing-masing metrik dapat berbeda tergantung pada bagaimana brand-brand melihat perhitungan ini. Bagi beberapa merek, pendapatan eCommerce dapat menjadi total penjualan yang dihasilkan, dan bagi yang lain, itu bisa menjadi total penjualan yang dikurangi biaya pesanan yang dikembalikan.


Jadi, rumus ini bekerja dengan baik ketika Anda fokus pada tujuan dan kebutuhan khusus brand Anda.


Bagaimana eCommerce equation membantu pertumbuhan brand?


Tidak ada batasan pada seberapa besar brand eCommerce Anda dapat tumbuh. Namun, semakin besar brand Anda, semakin kompleks pengukuran keberhasilan.


Berikut beberapa manfaat menggunakan eCommerce equation untuk keberhasilan brand:


1. Membantu meningkatkan skala brand Anda di eCommerce


Saat meningkatkan skala brand eCommerce, pendekatan yang dapat diterapkan ke semua hal adalah opsi yang baik. Brand harus menyesuaikan strategi mereka dengan definisi unik mereka dari setiap komponen persamaan.


Ambil contoh perusahaan suplemen kesehatan. Mereka mungkin melihat "Traffic" tidak hanya sebagai jumlah pengunjung, melainkan sebagai calon pelanggan yang engaged dengan konten fitness mereka.


Data yang akurat, mereka menemukan channel yang paling efektif untuk konten dan dapat memantau penurunan performance. Ini membuka peluang untuk kampanye yang lebih ditargetkan yang sesuai dengan pelanggan ideal mereka.


Dengan menyesuaikan interpretasi dan penyesuaian masing-masing elemen, brand menyiapkan ruang untuk peningkatan yang berkelanjutan, di mana keputusan pertumbuhan yang didukung data menggerakkan ekspansi yang menghasilkan.


2. Mengandalkan data untuk pertumbuhan


Dalam dunia eCommerce, data dihasilkan dengan kecepatan dan skala yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dan eCommerce equation menjadi patokan untuk membantu brand membuat keputusan berorientasi pertumbuhan dan berdasarkan data — memberikan wawasan yang akurat dan pengambilan tindakan yang dapat dijalankan.


Misalkan retailer dekorasi rumah ingin membedakan penawarannya. Dengan menganalisis data penjualan mereka, mereka dapat menemukan produk-produk yang menghasilkan conversion rate tinggi dan membuat kampanye untuk memperluas jangkauan mereka..


Begitu juga, mereka juga dapat menggunakan strategi pricing untuk mendorong pelanggan mencari produk tambahan saat melakukan pembelian.


Pendekatan ini didorong oleh wawasan yang didukung data eCommerce equation, memungkinkan brand mendapatkan strategi baru dan berfokus pada metrik yang tepat untuk pertumbuhan revenue eCommerce.


3. Mempercepat pengambilan keputusan


The eCommerce equation bukan hanya tentang keselarasan dengan metrik-metrik. Ini juga membantu brand untuk membuat keputusan cepat dalam industri yang bergerak cepat.


Jika merek Anda mengadakan flash sale — dibantu dengan data real-time, Anda dapat dengan cepat memantau lonjakan pengunjung, mengidentifikasi promosi mana yang menghasilkan conversion rate tertinggi, dan mengoptimalkan penjualan untuk mendorong nilai keranjang yang lebih tinggi dan meningkatkan AOV.


Keputusan pertumbuhan yang berbasis data adalah ciri khas brand yang kompetitif. Keputusan yang berbasis data ini memungkinkan brandmerespons perubahan pasar, mengambil keuntungan dari tren, dan mendapatkan keunggulan.


Dengan equationsebagai panduan, brand mempersiapkan diri untuk keputusan yang lebih cepat dan lebih strategis yang dapat menjadi pembeda di pasar.


Saat Anda membuat keputusan dengan cepat yang didasarkan pada data, Anda menyiapkan ruang dengan baik untuk meningkatkan skala brand Anda.


Apa saja yang dapat Anda gunakan dengan eCommerce equation?


Tiga variabel eCommerce Equation — traffic, conversion rate, dan AOV — memberikan gambaran tentang bagaimana bisnis eCommerce bergerak.


Ini bagaimana equation bisa digunakan:


1. Memahami Permintaan Pasar dengan Lebih Baik


Semua produk Anda dari berbagai kategori akan diberikan gambaran permintaan pasar dari eCommerce equation. Ini menunjukkan preferensi konsumen dengan presisi.


Dengan membedah komponen-komponen rumus, Anda dapat memahami permintaan yang sama dan yang berbeda.


Contohnya, jika Anda menjual perangkat teknologi — conversion rate yang lebih tinggi pada smartwatch menunjukkan afinitas pasar tertentu terhadap produk tersebut.


Ketika Anda melengkapi data ini dengan jumlah pengunjung yang menjelajahi kategori teknologi, persamaan ini menyoroti peluang untuk mengalokasikan sumber daya untuk mempromosikan smartwatch.


Setelah mengetahui pola permintaan, brand dapat menyempurnakan inventaris, pesan, dan user experience agar lebih relevan dengan pasar, dengan demikian meningkatkan keterlibatan pelanggan dan pertumbuhan jangka panjang.


2. Mengoptimalkan pengeluaran promosi


Setiap brand eCommerce ingin mengoptimalkan upaya promosinya untuk return on investment (ROI) dengan maksimal. Dan eCommerce equation juga membantu dalam hal ini.


Brand dapat menggunakan analitik eCommerce untuk menganalisa data yang lama dan mengidentifikasi kategori produk dengan nilai pesanan rata-rata tertinggi. Dengan menggabungkan ini dengan wawasan conversion rate, mereka dapat mengalokasikan anggaran promosi secara strategis.


Produk yang sudah lama ada dalam inventaris dan terjual, brand eCommerce dapat menawarkan diskon lebih tinggi pada produk-produk tersebut. Melakukan ini akan mengurangi margin keuntungan, tetapi lebih baik menggerakkannya untuk keuntungan yang lebih rendah dan menjaga cash flow daripada menyimpannya selamanya.


Hal ini juga bisa melibatkan menyoroti bundel premium atau set eksklusif, yang tidak hanya menarik bagi pengeluaran tinggi tetapi juga memanfaatkan conversion rate yang lebih tinggi.


Bisnis dengan wawasan yang dalam pada equarion ini memastikan pengeluaran promosi diarahkan ke tempat yang paling penting, yang menghasilkan ROI yang diperbesarkan yang mendorong pertumbuhan.


3. Meningkatkan AOV


Setelah membedah komponen inti dari eCommerce equation, brand dapat memahami sepenuhnya dinamika pendapatan e-Commerce mereka. Dengan wawasan ini, bisnis dapat secara strategis mengidentifikasi peluang untuk mengoptimalkan setiap transaksi.


Untuk meningkatkan AOV, brand dapat fokus pada meningkatkan bundling produk, menawarkan struktur harga bertingkat, atau menyarankan item-item yang saling melengkapi selama proses checkout.


Equation ini menyoroti bahwa bahkan peningkatan AOV yang sederhana, saat digabungkan dengan peningkatan conversion rate, dapat menghasilkan pertumbuhan revenue eCommerce yang substansial.


Melalui perhatian yang cermat pada kompleksitas transaksional, merek mengubah setiap pembelian menjadi peluang maksimalkan pendapatan eCommerce, yang mendorong pertumbuhan yang konsisten.


4. Meningkatkan conversion rate


Meningkatkan conversion rate yang lebih tinggi adalah kunci sukses eCommerce, dan equation ini menawarkan langkah yang strategis.


Bertujuan untuk meningkatkan conversion rate, brand eCommerce dapat memeriksa perjalanan pengguna dengan hati-hati dan menerapkan teknik optimasi tingkat konversi untuk meminimalkan titik-titik gesekan selama proses checkout.


Selain itu, wawasan dari equation ini memberikan momentum untuk fokus pada kategori produk dengan potensi konversi yang kuat.


Dan seiring dengan meningkatnya conversion rate, efek eCommerce equation meningkatkan revenue eCommerce secara keseluruhan, menandai langkah kunci menuju pertumbuhan.


Dengan pendekatan yang berpusat pada conversion yang didorong oleh wawasan equation, brand memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengubah pengunjung menjadi pembeli setia.


Gabungkan data dengan AI untuk pertumbuhan eCommerce


Data adalah darah kehidupan eCommerce yang menggerakkan pertumbuhan dan kesuksesan. Namun, mengandalkan metode manual seperti Google Sheets untuk analitik dan manajemen eCommerce dapat sangat membatasi potensi wawasan Anda.


Kenyataannya adalah, pada saat data yang Anda persiapkan secara manual sudah siap, mungkin sudah kadaluwarsa.


Inilah kekuatan AI dalam eCommerce. Graas merevolusi pengumpulan data dengan mengotomatisasi seluruh proses, menghilangkan kesalahan, dan memberikan wawasan real-time.


Sinergi AI dan data ini memastikan bahwa keputusan yang Anda buat tidak hanya tepat waktu tetapi juga sepenuhnya terinformasi.


Siap untuk memanfaatkan potensi data Anda untuk pertumbuhan pendapatan e-Commerce? Daftar secara gratis!

Comments


bottom of page